742 members
505 photos
3 videos
11 files
910 links
Berbagi Ilmu Agama
Download Telegram
to view and join the conversation
Jawami’ul Kalimi

Sering kita mendengar dalam pembahasan Hadist yang dinamakan Jawami’ul Kalimi.

Apakah itu ?

Jawami’ul Kalimi adalah ucapan yang pendek dan singkat namun memiliki makna yang sangat dalam dan luas.

Berkata Al Imam Az Zuhri Rahimahullah :

أنه كان صلى الله عليه وسلم يتكلم بالقول الموجز، القليل اللفظ، الكثير المعاني.


Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berbicara dengan ucapan yang singkat, sedikit lafadznya namun memiliki makna yang sangat banyak ( Lihat Fathul Bari : 13 / 247 )

Salah satu dari kelebihan yang diberikan kepada Rasulullah adalah Jawami’ul Kalimi
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

بُعِثْتُ بِجَوَامِعِ الْكَلِمِ


Aku diutus dengan membawa Jawamiul Kalimi ( HR Al Bukhari )

Diantara yang menjadi contoh Jawamiul Kalimi dalam hal ini adalah Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam :

لا ضرر و لا ضرار

Tidak boleh seseorang membahayakan diri sendiri dan juga membahayakan orang lain ( HR Ibnu Majah dengan sanad yang Sahih )

Sangat ringkas sabda beliau Shallallahu Alaihi Wasallam, namun Hadist diatas mencakup larangan semua hal yang membahayakan. Baik disengaja atau tidak, dan kepada diri sendiri atau orang lain.

Hadist diatas juga mencakup semua kasus yang terjadi dulu, saat ini dan bahkan yang akan datang dari sesuatu yang membahayakan, Baik secara Hissy ( yang Nampak ) seperti : Khamr, Rokok, Judi atau Maknawi ( Yang tidak Nampak ) Maksiat dengan segala jenisnya.

Seorang yang mempelajari Ushul Fikih atau Qawaid Fikhiyyah akan mampu mendapatkan faidah dari Jawamiul Kalimi dari Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan mengeluarkan hukum hukum syariat dari Hadist tersebut.

Wallahu A’lam Bishowab

Barakallahu fikum

Al Ustadz Imam Abu Abdillah

════◎❅❦❅◎ ════•
BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Join Group Al Misk

Grup terpisah Ikhwan dan Akhwat

Link Group Ikhwan :
https://chat.whatsapp.com/GDzOXpkanqV5EjQtVhnoYQ

Link Group Akhwat :
https://chat.whatsapp.com/CAV4SRhWAQj1MfUNY0J89B


Bersama Menuju Surga
www.almisk.or.id
Ajak manusia untuk bertauhid kepada Allah

Dakwah kepada tauhid merupakan kemuliaan yang dimiliki seseorang, bahkan itu adalah bagian dari kesempurnaan iman.

Allah ﷻ berfirman :

قُلْ هٰذِهٖ سَبِيْلِيْٓ اَدْعُوْٓا اِلَى اللّٰهِ ۗعَلٰى بَصِيْرَةٍ اَنَا۠ وَمَنِ اتَّبَعَنِيْ ۗوَسُبْحٰنَ اللّٰهِ وَمَآ اَنَا۠ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

108. Katakanlah (Muhammad), “Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan yakin, Mahasuci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik.” ( QS Yusuf : 108 )

Dakwah kepada Allah adalah mengajak manusia untuk mengesakan Allah dan mentauhidkannya.

Dan ini hukumnya Fardhu Áin bagi setiap orang sesuai dengan kemampuannya.

Berkata As Syaikh Shalih Al Fauzan Hafidzahullah :
Tidak dianjurkan bagi yang telah mengetahui Tauhid lalu hanya mencukupkan kepada dirinya saja, namun wajib atasnya untuk mengajak manusia kepada Allah dengan hikmah dan Mauidzah ( Nasehat ) yang baik sebagaimana itu adalah jalan Utusan Allah dan orang yang mengikuti para Rasul ( Lihat Al Jami’Farid : 1/270 )

Syaikh Shalih Alu Syaikh Hafidzahullah juga berkata :
Dari kesempurnaan Tauhid adalah seseorang mengajak manusia untuk mentauhidkan Allah. Dan tidak akan sempurna keimanan seseorang sampai dia mengajak manusia untuk mengesakan Allah dalam ibadahnya ( Lihat Al Jami Al Farid : 1/ 272 )

Jadilah engkau seseorang yang mencapai kemuliaan dengan berdakwah dijalan kebaikan, jangan engkau membiarkan saudaramu terjatuh dalam hal yang dimurkai oleh Allah. Namun gandeng tangannya dalam kebaikan dan ajarkan kepada mereka bagaimana beribadah kepada Allah dengan baik.

Ingat, orang yang mengajak kepada kebaikan akan mendapatkan pahala orang yang mengikutinya

Barakallahu Fikum


Al Ustadz Imam Abu Abdillah

════◎❅❦❅◎ ════•
BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Join Group Al Misk

Grup terpisah Ikhwan dan Akhwat

Link Group Ikhwan :
https://chat.whatsapp.com/GDzOXpkanqV5EjQtVhnoYQ

Link Group Akhwat :
https://chat.whatsapp.com/CAV4SRhWAQj1MfUNY0J89B


Bersama Menuju Surga
www.almisk.or.id
Ajari anakmu Al Quran

Membangun kecintaan dalam diri sang anak dengan AL Quran sangat penting dalam membangun kejiwaan yang kuat. Tatkala Allah mengkaruniakan kepadamu seorang anak yang cinta dengan AL Quran dan semangat dalam menghafalnya sesungguhnya sang anak telah membangun sebuah iminutas yang sangat kuat pada jiwanya.

Bantu mereka untuk sabar dan focus dalam mencapai kemuliaan tersebut

Sebuah untaian kalimat yang sangat bagus dari Al Imam Ibnu Khaldun Rahimahullah tentang Pendidikan Anak :
Beliau Rahimahullah berkata :
mengajarkan Al Quran bagi sanga anak adalah bagian dari Syiar Agama. Ini jalan yang selalu diambil oleh orang yang beragama dalam setiap generasi dikarenakan hal tersebut akan membuat kejiwaan sang anak menjadi kuat dan kokoh dalam keimanan dengan lantunan ayat Al Quran yang dan Hadist _ hadits Rasulullah ﷺ . Sehingga jadilah AL Quran sebagai pondasi dalam sebuah Pendidikan
( Lihat Muqaddimah Ibnu Khaldun : 689 )

Sebuah fenomena yang perlu diluruskan, Ketika Al Quran dan Pendidikan Al Quran menjadi Anak tiri dalam sudut pandang Pendidikan. Namun bangun konsep Pendidikan diatas Al Quran dan Sunnah Rasulullah ﷺ maka akan turun keberkahan didalamnya dan itu yang akan menjadi tunas generasi islam yang Tangguh dan kokoh dalam menghadapi gelombang fitnah dimasa yang akan datang.

Barakallahu Fikum


Al Ustadz Imam Abu Abdillah

════◎❅❦❅◎ ════•
BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Join Group Al Misk

Grup terpisah Ikhwan dan Akhwat

Link Group Ikhwan :
https://chat.whatsapp.com/GDzOXpkanqV5EjQtVhnoYQ

Link Group Akhwat :
https://chat.whatsapp.com/CAV4SRhWAQj1MfUNY0J89B


Bersama Menuju Surga
www.almisk.or.id
Dua pilar kebahagiaan

Dalam pesan yang sangat menyentuh dari Rasulullah ﷺ yang diminta oleh Sahabat Abu Najih Írbadh bin Sariyah Radhiyallahu Anhu beliau berpesan :

أوصيكم بتقوى الله و السمع و الطاعة

“Aku wasiatkan kalian dengan Taqwa kepada Allah dan mendengar serta taat kepada pemimpinmu “ ( HR At Tirmidzi dan selainnya dengan sanad yang Sahih )

Dua wasiat penting dari RAsulullah ﷺ :

Taqwa kepada Allah dan Taat kepada penguasa.

Manakala seorang muslim menjaga dua pesan penting dari Rasulullah ﷺ niscaya mereka akan selalu diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Simak dengan baik penjelasan dari Al Hafidz Ibnu Rajab Rahimahullah:

Kedua kalimat diatas mengumpulkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Adapun taqwa kepada Allah menjadi sebuah penjamin seseorang untuk selalu sukses didunia dan diakhirat bagi yang berpegang teguh dengannya. Itu adalah wasiat Allah kepada orang terdahulu dan manusia terakhir.

Adapun mendengar dan taat kepada pemimpin kaum muslimin, sangatlah jelas bahwa dibalik itu semua adalah kebahagiaan dunia. Dengan hal itu maka akan tersusun dengan begitu tertib dan rapi maslahat manusia didalam kehidupan mereka dan dengat taat kepada pemimpin / penguasa, maka mereka mampu menegakkkan agama mereka dan beribadah serta taat kepada Rabb mereka
( Lihat Jami’Ulum Wal Hikam : 247 )

Maka sungguh sangat celaka orang yang menghasut rakyat untuk memberontak kepada penguasa yang sah, dan mengajak manusia untuk bermaksiat kepada Allah

Barakallahu fikum



Al Ustadz Imam Abu Abdillah

════◎❅❦❅◎ ════•
BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Join Group Al Misk

Grup terpisah Ikhwan dan Akhwat

Link Group Ikhwan :
https://chat.whatsapp.com/GDzOXpkanqV5EjQtVhnoYQ

Link Group Akhwat :
https://chat.whatsapp.com/CAV4SRhWAQj1MfUNY0J89B


Bersama Menuju Surga
www.almisk.or.id
Jauhi kesombongan

Berkata Abu salamah bin Abdirrahman Rahimahullah :

Pada suatu hari Abdulllah bin Umar bertemu dengan Abdullah bin Amr bin Ásh Radhiyallahu Anhuma di Marwa. lalu keduanya berbincang sesaat lalu Abdullah bin Amr bin Ash berlalu sedangkan Abdullah bin Umar terdiam dan menangis.

Kemudian datang seorang lelaki bertanya kepadanya :

Apa yang membuatmu menangin wahai Aba Abdirrahman ?

Beliau berkata :


هَذَا يَعْنِي: عَبْدَالله بْنَ عَمْرٍو زَعَمَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ الله صلى الله عليه وسلم يَقُولُ: مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ مِنْ كِبْرٍ، أَكَبَّهُ الله عَلَى وَجْهِهِ فِي النَّار.

Yang membuatku menangis adalah ini ( Abdullah bin Amr bin Ash ) dia menganggap dirinya pernah mendengar bahwa Rasulullah ﷺ bersabda :

Barang siapa didalam hatinya terdapat sebesar biji Dzarrah dari kesombongan, maka Allah akan melemparkan dengan wajahnya kedalam neraka
( HR Ahmad dengan sanad yang Sahih )

Sombong sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah ﷺ adalah :

بطر الحق و غمض الناس

Menolak kebenaran dan merendahkan manusia

Sungguh sangat Mulia dirimu Wahai Abdullah bin Umar, dirimu takut dengan kesombongan dan menangis karenanya padahal engkau adalah calon penghuni Syurga.

Bagaimana dengan diri kita yang berbalutkan baju Tawadhu namun terisi penuh didalamnya keangkuhan dan kesombongan. Dengan ilmu yang Secuil lalu merasa sebagai Pahlawan Islam dan menganggap dirinya yang paling berjasa.

Ya Allah, Ampunilah kami dan jauhkanlah diri kami dari kesombongan dan keangkuhan, dan Masukkanlah kami semua didalam Rumah keridhaanmu yaitu Syurga yang mengalir dibawahnya sungai keindahan dan kenikmatan abadi.

Barakallahu Fikum


Al Ustadz Imam Abu Abdillah

════◎❅❦❅◎ ════•
BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Join Group Al Misk

Grup terpisah Ikhwan dan Akhwat

Link Group Ikhwan :
https://chat.whatsapp.com/GDzOXpkanqV5EjQtVhnoYQ

Link Group Akhwat :
https://chat.whatsapp.com/CAV4SRhWAQj1MfUNY0J89B


Bersama Menuju Surga
www.almisk.or.id
Beberapa faidah tentang beban syariat terhadap Jin

Pertama :
Bahwasanya jin itu tidak utus kepada mereka seorang Rasul untuk menyampaikan Syariat Allah, hanya saja mereka mengambil Sebagian dari Syariat Nabi & Rasul yang ada untuk mereka Amalkan

Seperti firman Allah Dalam surah Al Ahqaf ayat : 30

قال الله تعال: انا سمعنا كتابا انزل من بعد موسى مصدقا لما بين يديه يهدي الى الحق والى طريق مستقيم

Yang artinya :
”sesungguhnya kami telah mendengar kitab yang diturunkan setelah Musa, membenarkan kitab yang sebelumnya dan memberikan petunjuk kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus”

Ini menunjukkan bahwa mereka itu beribadah dengan syariat nabi Musa, padahal nabi Musa tidak diutus oleh Allah kepada mereka.

Dan dalil bahwasanya Nabi Musa ﷺ tidak diutus kepada mereka yaitu sabda Rasulullahﷺ

"كان النبي يبعث الى قومه خاصة و يبعث الى الناس عامة"

“bahwasanya nabi diutus kepada kaumnya secara khusus, dan aku diutus kepada manusia secara umum”

Kedua
Jin yang Shalih Insya Allah akan masuk kedalam Syurga

Allah telah menceritakan wanita penghuni Surga dalam firmannya disurat Ar Rahman ayat 56:

لم يطمثهن انس قبلهم ولا جان

”Tidak pernah disentuh oleh manusia maupun jin sebelumnya”

Dan jin masuk dalam keumuman firman Allah dalam surat Arrahman ayat : 46

ولمن خاف مقام ربه جنتان

”Dan bagi siapa yang takut menghadap Rabnya akan mendapatkan dua surga”

Ketiga
Apakah ada dari kalangan jin seorang nabi ataupun Rasul ?

Terjadi perbedaan pendapat Ulama dalam hal ini, Ada sebagian ulama yang mengatakan ada dari kalangan jin tersebut seorang Nabi dan Rasul dan ada yang mengatakan tidak.

Namun pendapat yang paling kuat bahwasanya tidak ada dari kalangan jin seorang Nabi ataupun Rasul. Dengan dalil firman Allah dalam surah Al hadid ayat 26:

ولقد ارسلنا نوحا وابراهيم وجعلنا في ذريتها النبوة و الكتب

”dan sungguh kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan kami beri kepada keduanya kenabian dan kitab”

Dan telah kita ketahui Bersama bahwa Jin bukan keturunan dari Nabi Ibrahim dan Nabi Nuh

Adapun firman Allah dalam Surah Yusuf ayat 109:

ومآ أرسلنا من قبلك إلا رجالا نوحى إليهم

”Dan kami tidak mengutus sebelummu Wahai Muhammad melainkan para laki-laki yang kami berikan wahyu kepada mereka”

Dan jin ada juga dari kalangan lelaki, sebagaimana firman Allah dalam Surat Al Jin :

وأنه كان رجال من الإنس يعوذون برجال من الجن

”Dan sesungguhnya ada beberapa orang dari laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki dari jin”

Maka ayat diatas tidaklah jelas menunjukkan bahwa ada Rasul dari kalangan Jin, hanya saja ayat tersebut menunjukkan bahwa Jin ada dari kalangan lelaki dan perempuan.

( Lihat : Syarah Mandzumah Ushul Fikh Karya Syaikh Ibnu Utsaimin : 51 – 52 )

Barakallahu Fikum

_Disusun_
Thalibat Madrasah Al Misk


_Murajaah_
Al Ustadz Imam Abu Abdillah

════◎❅❦❅◎ ════•
BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Join Group Al Misk

Grup terpisah Ikhwan dan Akhwat

Link Group Ikhwan :
https://chat.whatsapp.com/GDzOXpkanqV5EjQtVhnoYQ

Link Group Akhwat :
https://chat.whatsapp.com/CAV4SRhWAQj1MfUNY0J89B


Bersama Menuju Surga
www.almisk.or.id
Lemahnya Iman

Fenomena yang sering terluputkan dari kehidupan seorang muslim yaitu introspeksi atas keimanannya.
Dalam satu pekan atau bahkan setiap hari dirinya selalu mengevaluasi usahanya, yang pastinya akan dia tinggalkan, namun mengabaikan evaluasi keimanannya yang akan menemaninya kelak dialam kubur.

Lemahnya iman harus menjadi perhatian seseorang. Dan itu sangat Nampak didalam beberapa hal dibawah ini :
1. Bermudah – mudahan dalam melakukan kemaksiatan
2. Merasa kalut dan keras hatinya
3. Tidak istiqamah didalam ibadah
4. Malas dalam melakukan ketaatan
5. Tidak merasa istimewa dengan bacaan Al Quran

Penting untuk kita mengetahui beberapa sebab lemahnya iman :

menjauh dari kebaikan dan ketaatan

Tatkala seseorang menjauh dari kebaikan dan tenggelam dalam kemaksiatan maka disitulah iman seseorang akan menjadi lemah dan hatinya akan menjadi keras.

Allah berfirman :

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ ٱللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ ٱلْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ ٱلْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ ۖ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَٰسِقُونَ



Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. ( QS Al Hadid : 16 )

pengaruh teman yang buruk

Ini menjadi sebab yang sangat mudah membuat iman menjadi lemah. Seseorang yang sangat ingin hijrah namun kandas karena pengaruh teman yang jelek.

Rasulullah ﷺ telah mengingatkan hal tersebut dalam sabdanya :

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.”
(HR. Bukhari dan Muslim )


jarang menuntut ilmu

Semakin seseorang jauh dari menuntut ilmu dan mempelajarinya maka semakin lemah keimanannya. Sebagaimana itu terjadi kepada Handzalah Radhiyallahu Anhu yang merasakan dalam dirinya ketergesangan disaat jauh dari bermajlis dengan Rasulullah ﷺ .

Dan tentunya ini Sebagian kecil dari sekian banyak sebab yang membuat iman seseorang menjadi lemah. Semoga Allah menjaga kita semua dari lemahnya keimanan.

Barakallahu Fikum


Al Ustadz Imam Abu Abdillah

════◎❅❦❅◎ ════•
BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Join Group Al Misk

Grup terpisah Ikhwan dan Akhwat

Link Group Ikhwan :
https://chat.whatsapp.com/GDzOXpkanqV5EjQtVhnoYQ

Link Group Akhwat :
https://chat.whatsapp.com/CAV4SRhWAQj1MfUNY0J89B


Bersama Menuju Surga
www.almisk.or.id
Khasyatullah

Memiliki jiwa yang mudah takut kepada Allah adalah Anugerah Ilahi. Bagaimana tidak, seorang yang memiliki Ketakutan kepada Allah adalah orang yang beruntuk dan sukses.

Allah berfirman :

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَخْشَ اللَّهَ وَيَتَّقْهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ

Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan. ( QS An Nur : 52 )

Dan mereka yang memiliki ketakutan kepada Allah akan Allah berikan balasan dengan Ampunan dan pahala yang besar.

Allah berfirman :

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِٱلْغَيْبِ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ



Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar. ( QS Al Mulk : 12 )

Beberapa untaian kata mutiara dari Salaf tentang Makna Khasyah kepada Allah barangkali memberikan kepada kita kekuatan untuk membangun ketakutan kepada Allah dalam diri kita.

Umar bin Khattab Radhiyallahu Anhu berkata :
“ Jangan engkau berteman dengan orang yang jahat karena ingin mengetahui kejelekan mereka. Tinggalkanlah musuhmu dan pilih temanmu yang benar – benar jujur. Dan teman yang jujur adalah yang takut kepada Allah.
Tundukanlah hatimu disaat dekat dengan kuburan, dan rendahkanlah dirimu disaat menjalankan ketaatan, dan berpegang teguhlah dengan syariat disaat akan melakukan kemaksiatan Dan mintalah pandangan kepada orang yang takut kepada Allah ( Ad Duruul Mantsur : 7 / 22 )

Abdullah bin Masúd Radhiyallahu Anhu juga berkata :
“Bukanlah ilmu dengan banyaknya Riwayat Hadist, Namun Ilmu sebenarnya adalah Khasyah ( Takut kepada Allah )
( Ad Duruul Mantsur : 7 / 20 )

Berkata Al Imam Masruq Rahimahullah :
“Seorang dianggap memiliki ilmu Ketika dia takut kepada Allah, dan seseorang dianggap bodoh disaat dia tertipu dengan amalannya “ ( Ad Duruul Mantsur : 7 / 20 )

Takut dengan Allah dan dengan siksaan Allah adalah kunci utama dalam meninggalkan kemaksiatan, Wallahul Mustaan.


Al Ustadz Imam Abu Abdillah

════◎❅❦❅◎ ════•
BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Join Group Al Misk

Grup terpisah Ikhwan dan Akhwat

Link Group Ikhwan :
https://chat.whatsapp.com/GDzOXpkanqV5EjQtVhnoYQ

Link Group Akhwat :
https://chat.whatsapp.com/CAV4SRhWAQj1MfUNY0J89B


Bersama Menuju Surga
www.almisk.or.id
Tersenyum

Senyum kepada saudaramu adalah bentuk kebaikan.

Terkadang kebencian yang tersembunyi dalam diri sahabat akan mencair dan sirna dengan senyummu kepadanya.
Sesuatu yang kadang diremehkan oleh kita.

Rasulullah ﷺ bersabda :

لا تحقرن من المعروف شيئا و لو أن تلقى أخاك بوجه طلق

Jangan engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, walaupun engkau bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang ceria ( HR Muslim dari Abu Dzar Radhiyallahu Anhu )

Dalam Riwayat Al Imam At Tirmidzi dengan sanad yang sahih dari Shahabat Abu Dzar Radhiyallahu Anhu juga beliau bersabda :

تبسمك في وجه أخيك صدقة

Senyummu pada wajah saudaramu adalah sedekah

Sehingga sangat sering Rasulullah ﷺ tersenyum kepada para sahabatnya.

Dalam Riwayat Ibnu Majah dan disahihkan oleh Syaikh Al Albany Rahimahullah bahwa Rasulullah ﷺ selalu tersenyum Ketika bertemu dengan Jarir bin Abdillah.

Untaian kalimat Abu Jakfar bin Suhban Rahimahullah dalam tulisnya :
Sungguh dikatakan dahulu, bahwa permulaan persahabatan dari wajah yang ceria, kemudian saling mencintai karena Allah lalu akhirnya mereka saling membantu atas kebutuhan mereka ( Al Ikhwan Ibn Abi Dunya : 194 )

Diantara faidah dari cerahnya senyum adalah :
1. Akan menumbuhkan kecintaan diantara kaum muslimin
2. Membuat hati selalu tenang disaat Bersama dengannya
3. Menjadi sebab yang memudahkan seseorang dalam menasehati saudaranya
4. Mencapai keridhaan Allah
5. Meneladani sunnah Rasulullah ﷺ

Semoga Allah memudahkan kita untuk memiliki perangai tersebut.
( lihat Nadhratun Naiem : 2701 )

Barakallahu Fikum


Al Ustadz Imam Abu Abdillah

════◎❅❦❅◎ ════•
BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Join Group Al Misk

Grup terpisah Ikhwan dan Akhwat

Link Group Ikhwan :
https://chat.whatsapp.com/GDzOXpkanqV5EjQtVhnoYQ

Link Group Akhwat :
https://chat.whatsapp.com/CAV4SRhWAQj1MfUNY0J89B


Bersama Menuju Surga
www.almisk.or.id
Jaga adabmu

Terkadang pembahasan adab menjadi sesuatu yang dipandang sebelah mata, padahal Al quran Al Karim semua adalah adab. Baik ada antara Hamba dengan Rabbnya atau adab dengan sesama manusia.

Ada untaian kata Mutiara dari Al Imam Ibnul Qayyim Rahimahullah disaat beliau berbicara tentang adab.

Beliau berkata :
“Adab seseorang adalah tanda kebahagiannya dan kesuksesannya. Sedangkan sedikit adab pertanda kejelekannya dan kekotorannya. Tidaklah datang kebaikan dunia dan akhirat melainkan karena adab dan tidaklah tehalangi kebaikan tersebut dengan yang lebih parah dari kurangnya adab”.
( Madarijus Salikin : 2/408 )

Berkata Yahya bin muadz Rahimahullah:
“Barang siapa yang beradab dengan adab yang Allah jelaskan maka dia akan menjadi orang yang dicintai oleh Allah”.
( Lihat : Syarh Adabul Mufrad : 2/392 )

Menjadi seorang Muslim & Muslimah yang memiliki adab yang baik dalam semua aspek kehidupan Syariat adalah manusia yang sangat langka dizaman ini, semoga Allah selalu memberikan kepada kita semua Taufik dan petunjuk untuk selalu mengamalkan adab yang telah kita ketahui.

Kalau kita merenungi sesaat tentang ilmu yang selalu memenuhi pikiran dan hati kita, lalu kita mau berfikir sejenak sebenarnya kita telah memiliki modal dan dasar yang cukup untuk kita amalkan, namun mengapa terkadang kita bertolak belakang dengan apa yang telah kita ketahui, semoga Allah mengampuni kita semua.

Barakallahu Fikum


Al Ustadz Imam Abu Abdillah

════◎❅❦❅◎ ════•
BERSAMA MENUJU SURGA

GROUP KAJIAN ISLAM AL MISK
Join Group Al Misk

Grup terpisah Ikhwan dan Akhwat

Link Group Ikhwan :
https://chat.whatsapp.com/GDzOXpkanqV5EjQtVhnoYQ

Link Group Akhwat :
https://chat.whatsapp.com/CAV4SRhWAQj1MfUNY0J89B


Bersama Menuju Surga
www.almisk.or.id